Skip to main content

Cara Sharing Print dengan mesin Foto Copy CANON IR-ADV 2220/2230 UFR II


Kali ini saya akan membagikan cara shraring printer dengan mesin Foto Copy CANON IR-ADV 2220/2230 UFR II.

1. Pertama-pertama yang harus dilakukan adalah install driver nya terlebih dahulu di masing-masing user.

2. Login (super user) terlebih dahulu di mesin foto copy nya (untuk mengontrol siapa aja yang menggunakan mesin tersebut per departement).

Gambar 1. Tampilan Menu Login

3. Setelah login, silahkan tekan tombol "Setting/Registration" (Setiap mesin foto copy berbeda perintah nya)

Gambar 2. Tombol Setting/Registration

4. Pilihlah folder "Preferences" untuk setting IP nya

Gambar 3. Folder Preferences

5. Pilih folder "Network", lalu pilih folder "TCP/IP Settings", pilih "IPV4 Settings" (tergantung IP versi berapa di LAN anda), pilih "IP Address Settings", dan setelah itu setting lah IP Address anda sesuai di jaringan LAN anda.

6. Setelah setting IP Address di mesin Fotocopy nya, silahkan anda ping ke ip address, dan setting print di setiap user. Berikut cara nya Klik disini


 Gambar 4. Folder Network

Gambar 5. Folder TCP/IP Settings

Gambar 6. Folder IPv4 Settings

Gambar 7. IP Address Settings

Gambar 8. Setting IP Address Sesuai Jaringan LAN Anda

Sesudah mengikuti langkah" diatas, Sekarang tinggal kamu coba print dari user, kalau tidak berhasil, silahkan anda cek apakah ada yang kurang tepat pada saat setting.
Selesai sudah langkah-langkah bagaimana caranya sharing printer menggunakan mesin foto copy canon ir-adv 2220/2230 ufr II.

Noted : Disetiap mesin fotocopy maybe berbeda cara setting IP nya.

Sumber : Teknisi Samafitro

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jawaban Soal UAS MICROPROCESSOR

Soal Ujian Akhir Semester - Microprocessor Dosen : Ari Wibowo, S.Kom Pilihan Ganda 1.Digunakan oleh mikroprosesor untuk mengirim informasi alamat memori atau port I/O adalah.. a. Bus Data                            d. Bus System b. Buat Address                     e. Semua salah c. Bus Control 2.Ukuran bus alamat menentukan berapa kapasitas memori yang ada, misalnya ukuran bus alamat 16 bit (16   jalur alamat) akan mampu mengalamati...            a. 162                                     d. 216            b. 21                                      e. Semua salah            c. 212 3.Tugas Bus Control antara lain.... a. menandakan isyarat untuk membaca b. menandakan isyarat untuk menulis c. pemilihan memori d. interupsi e. semua benar 4.Register yang digunakan secara khusus para operasi aritmatika dalam operasi pembagian dan penguruangan adalah… a. Register AX                        d. Register DX b. Register BX                        e. Semua sal

Perbedaan Switch Manageable dengan Switch Unmanageable

Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan dimana switch ethernet dapat digolongkan menjadi 2 yaitu Switch Unmanageable dan Switch Manageable . Secara umum fungsi kedua jenis switch sama yaitu sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama, memperbesar skala jaringan (dengan mudah bisa digunakan untuk menambah PC dalam jaringan yang sama). A. Switch Unmanageable Switch unmanageable adalah switch yang tidak di manage (tidak di konfigurasi), maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya tinggal dinyalaiin dan colok semua kabel UTP ke switch tersebut. Switch tersebut sudah berfungsi dengan baik. B. Switch Manageable Switch manageable adalah switch yang dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efisien dan maksimal sehingga bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan unmanageable . Perbedaan tersebut dominan bisa dilihat dari kel

Error Detection

Tugas Error Detection Error Detection and Correction Error detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama dengan data yang dikirim. Sedangkan Error correction adalah deteksi kesalahan dan rekonstruksi, asli bebas dari kesalahan data. Penyebab data error karena noise, baik black maupun white noise dan akibatnya karena data berubah 0 berubah menjadi 1, sedangkan 1 berubah menjadi 0. Teori tentang error Detection dan Correction Deteksi kesalahan ini paling sering menyadari menggunakan cocok fungsi hash ( atau chechsum algoritma ). Sebuah fungsi hash menambahkan tag tetap-panjang untuk pesan, yang memungkinkan penerima untuk memverifikasi pesan yang disampaikan oleh recomputing tag dan membandingkannya dengan yang disediakan. Terdapat berbagai macam desain yang berbeda fungsi hash. Namun, ada pula penggunaan khusus luas karena kesederhanaan baik mereka atau kesesuaian mereka untuk mendeteksi beberapa jenis kesalahaan (misalnya, cek redudansi si