Skip to main content

Cara Sharing File atau Folder di Jaringan LAN


Kali ini saya akan membagikan tutorial tentang "sharing folder" di jaringan LAN. OS yang saya pakai adalah windows 7 ultimate. Maybe untuk OS yang lain agak berbeda caranya. Berikut ini langkah-langkah nya.

1. Pilihlah folder atau file yang ingin di sharing. Saat ini saya ingin share folder yang ada di drive D:.

Gambar 1. Folder Yang Ingin di Share

2. Klik kanan folder tersebut, lalu pilih Share with dan pilih specific people.

Gambar 2. Pilih Share With

3. Setelah itu pilih user (jika user nya lebih dari 1) yang diijinkan untuk mengakses folder tersebut. Saya memilih "Everyone", karna biar semua orang bisa akses. Jika folder tersebut hanya untuk share tidak bisa dirubah, maka pilih "Read". Jika folder tersebut mau di edit, tambah, dan hapus, maka pilih "Read/Write". Lalu klik Share, terus Done

Gambar 3. Pilih User

Gambar 4. Hak Akses Untuk Folder Tersebut

Gambar 5. Proses Akhir Sharing Folder


Setelah setting dari langkah 1-3, maka perlu pembuktiaan apakah berhasil atau tidak. Tapi sebelum kita lihat hasilnya, masih ada beberapa langkah lagi untuk setting di setiap client.

4. Lihat jenis Network kita, cara nya tinggal klik kanan di icon LAN, lalu pilih "Open Network and Sharing Center". Saat ini set Network Location saya "Work Network". Maka akan tampil seperti gambar dibawah ini. lalu pilih "Change Advanced Sharing Settings" yang ada di sebelah kiri. Lalu tinggal kita setting seperti gambar 7 dan 8. Untuk keamanan agar semua user tidak sembarangan akses, maka di "Password protected sharing" pilih lah "Turn on password protected sharing". agar setiap user yang ingin mengakses folder sharing tersebut wajib menggunakan password (lihat gambar 8)
Gambar 6. Set Location Network

Gambar 7. Setting Location Network

Gambar 8. Setting Location Network 2

Setelah kita lakukan langkah ke-4. Maka kita akan melihat hasil dari langkah ke 1-3. Caranya lihat di Network dan pilih nama komputer yang tadi kita setting sharing folder.

Gambar 9. Setting Sharing Folder Berhasil.

Usai sudah langkah-langkah untuk setting sharing folder.
Apabila ada yang belum berhasil, maka ikutilah dengan teliti dari langkah 1-4.

Sumber : Pengalaman pribadi

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Jawaban Soal UAS MICROPROCESSOR

Soal Ujian Akhir Semester - Microprocessor Dosen : Ari Wibowo, S.Kom Pilihan Ganda 1.Digunakan oleh mikroprosesor untuk mengirim informasi alamat memori atau port I/O adalah.. a. Bus Data                            d. Bus System b. Buat Address                     e. Semua salah c. Bus Control 2.Ukuran bus alamat menentukan berapa kapasitas memori yang ada, misalnya ukuran bus alamat 16 bit (16   jalur alamat) akan mampu mengalamati...            a. 162                                     d. 216            b. 21                                      e. Semua salah            c. 212 3.Tugas Bus Control antara lain.... a. menandakan isyarat untuk membaca b. menandakan isyarat untuk menulis c. pemilihan memori d. interupsi e. semua benar 4.Register yang digunakan secara khusus para operasi aritmatika dalam operasi pembagian dan penguruangan adalah… a. Register AX                        d. Register DX b. Register BX                        e. Semua sal

Perbedaan Switch Manageable dengan Switch Unmanageable

Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan dimana switch ethernet dapat digolongkan menjadi 2 yaitu Switch Unmanageable dan Switch Manageable . Secara umum fungsi kedua jenis switch sama yaitu sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama, memperbesar skala jaringan (dengan mudah bisa digunakan untuk menambah PC dalam jaringan yang sama). A. Switch Unmanageable Switch unmanageable adalah switch yang tidak di manage (tidak di konfigurasi), maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya tinggal dinyalaiin dan colok semua kabel UTP ke switch tersebut. Switch tersebut sudah berfungsi dengan baik. B. Switch Manageable Switch manageable adalah switch yang dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efisien dan maksimal sehingga bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan unmanageable . Perbedaan tersebut dominan bisa dilihat dari kel

Error Detection

Tugas Error Detection Error Detection and Correction Error detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama dengan data yang dikirim. Sedangkan Error correction adalah deteksi kesalahan dan rekonstruksi, asli bebas dari kesalahan data. Penyebab data error karena noise, baik black maupun white noise dan akibatnya karena data berubah 0 berubah menjadi 1, sedangkan 1 berubah menjadi 0. Teori tentang error Detection dan Correction Deteksi kesalahan ini paling sering menyadari menggunakan cocok fungsi hash ( atau chechsum algoritma ). Sebuah fungsi hash menambahkan tag tetap-panjang untuk pesan, yang memungkinkan penerima untuk memverifikasi pesan yang disampaikan oleh recomputing tag dan membandingkannya dengan yang disediakan. Terdapat berbagai macam desain yang berbeda fungsi hash. Namun, ada pula penggunaan khusus luas karena kesederhanaan baik mereka atau kesesuaian mereka untuk mendeteksi beberapa jenis kesalahaan (misalnya, cek redudansi si