Skip to main content

Cara Konfigurasi IP Address di Mikrotik

Kali ini saya mau menjelaskan bagaimana kita belajar mengkonfigurasi IP Address di Mikrotik.
@Untuk hal ini saya anggap kalian sudah mengetahui tentang IP Address.

Sebelum memulai konfigurasi IP Address, anda harus masuk terlebih dahulu ke Mikrotik nya. Anda bisa masuk ke mikrotik via winbox. @saya anggap ini mikrotik baru beli ya. Silahkan download winbox disini atau di mikrotik.com . Untuk IP default mikrotik yaitu 192.168.88.1 dengan username “admin” dan password “(kosong)”. Anda bisa masuk dengan IP Address default nya maupun dengan Mac Address. @anggap kalian sudah tau tentang Mac Address, kalo belum tau nanti akan saya bahas. Noted : Disarankna untuk pertama kali, lebih baik anda login dengan mac address.

Langkah – langkah konfigurasinya di Winbox
1. Bukalah winbox kalian, maka tampilannya akan seperti ini.

Gambar 1. Tampilan Winbox

jika tidak muncul mac addressnya, maka klik Refresh. Lalu login dengan default "admin" dan password dikosongkan lalu Enter.
2. Maka kalian akan dibawa ke tampilan winbox nya

Gambar 2. Tampilan halaman Winbox

Untuk Mikrotik yang baru beli atau reset ulang, Maka mikrotik tersebut diminta untuk mereset ulang konfiguration default dari mikrotik nya. maka anda pilih "Remove Configuration".

3. Unutuk selanjutnya, silahkan kalian ke menu IP lalu pilih IP Address. maka tampilannya akan seperti gambar dibawah ini.


Gambar 3. Menu IP di Winbox

Lalu kalian klik tanda "+" untuk add. Lihat gambar dibawah ini.

Gambar 5. Menu IP di Winbox

Lalu isikan IP Address yang anda perlukan, Jangan lupa diisi untuk prefik IP Address nya netwrok. Setelah itu Apply dan OK dan pilihlan Interface yang anda inginkan. Noted : disarankan sebelum OK kalian pilih ke menu Comment dulu untuk mengkasih nama kalo ini IP untuk apa. Misalnya LAN.

Noted : Untuk mendisable IP Address tersebut silahkan anda klik tanda "X" yang berwarna merah dan untuk Enable Klik tanda "Cheklis". Untuk meremove IP Address tersebut, silahkan anda pilih tanda "-" maka IP Address tersebut akan kehapus.

Konfigurasi di Command Line Mikrotik :


Gambar 6. Konfigurasi IP Address di CLI Mikrotik
Selesai sudah langkah-langkah untuk konfigurasi IP Address di Mikrotik.

Sumber : Membaca materi tentang mikrotik

Comments

Post a comment

Popular posts from this blog

Jawaban Soal UAS MICROPROCESSOR

Soal Ujian Akhir Semester - Microprocessor Dosen : Ari Wibowo, S.Kom Pilihan Ganda 1.Digunakan oleh mikroprosesor untuk mengirim informasi alamat memori atau port I/O adalah.. a. Bus Data                            d. Bus System b. Buat Address                     e. Semua salah c. Bus Control 2.Ukuran bus alamat menentukan berapa kapasitas memori yang ada, misalnya ukuran bus alamat 16 bit (16   jalur alamat) akan mampu mengalamati...            a. 162                                     d. 216            b. 21                                      e. Semua salah            c. 212 3.Tugas Bus Control antara lain.... a. menandakan isyarat untuk membaca b. menandakan isyarat untuk menulis c. pemilihan memori d. interupsi e. semua benar 4.Register yang digunakan secara khusus para operasi aritmatika dalam operasi pembagian dan penguruangan adalah… a. Register AX                        d. Register DX b. Register BX                        e. Semua sal

Perbedaan Switch Manageable dengan Switch Unmanageable

Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan dimana switch ethernet dapat digolongkan menjadi 2 yaitu Switch Unmanageable dan Switch Manageable . Secara umum fungsi kedua jenis switch sama yaitu sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama, memperbesar skala jaringan (dengan mudah bisa digunakan untuk menambah PC dalam jaringan yang sama). A. Switch Unmanageable Switch unmanageable adalah switch yang tidak di manage (tidak di konfigurasi), maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya tinggal dinyalaiin dan colok semua kabel UTP ke switch tersebut. Switch tersebut sudah berfungsi dengan baik. B. Switch Manageable Switch manageable adalah switch yang dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efisien dan maksimal sehingga bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan unmanageable . Perbedaan tersebut dominan bisa dilihat dari kel

Error Detection

Tugas Error Detection Error Detection and Correction Error detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama dengan data yang dikirim. Sedangkan Error correction adalah deteksi kesalahan dan rekonstruksi, asli bebas dari kesalahan data. Penyebab data error karena noise, baik black maupun white noise dan akibatnya karena data berubah 0 berubah menjadi 1, sedangkan 1 berubah menjadi 0. Teori tentang error Detection dan Correction Deteksi kesalahan ini paling sering menyadari menggunakan cocok fungsi hash ( atau chechsum algoritma ). Sebuah fungsi hash menambahkan tag tetap-panjang untuk pesan, yang memungkinkan penerima untuk memverifikasi pesan yang disampaikan oleh recomputing tag dan membandingkannya dengan yang disediakan. Terdapat berbagai macam desain yang berbeda fungsi hash. Namun, ada pula penggunaan khusus luas karena kesederhanaan baik mereka atau kesesuaian mereka untuk mendeteksi beberapa jenis kesalahaan (misalnya, cek redudansi si