Skip to main content

Cara Remote Komputer Client (Remote Komputer Client Ketika Internet di Cabang Down)

Remote Desktop dengan windows 7

Pusing ya ketika komputer client ada masalah dan kita jauh dari lokasi. Apakah mungkin kita harus ke lokasi?? Sedangkan kita dikejar-kejar waktu dan client buru-buru (karena mau hitung gaji)..@@@
Mana internet di kantor cabang mati, bagaimana kita bisa mengeceknya...????

Kali ini saya mau bagi cerita tentang caranya meremote komputer client ketika internet di cabang down (kantor cabang dan pusat sudah di setting satu jaringan lewat VPN).
Ada 2 cara yang saya lakukan.

1. Install VNC Real Viewer

    Program ini sangat membantu kita untuk meremote client kita ketika ada masalah dan internet
    cabang down. Aplikasi ini berjalan untuk Area Local saya, jadi tidak membutuhkan Internet. VNC
    Real Viewer ada 2 versi, yaitu client dan server. Silahkan download di  sini

2. Program bawaan windows yaitu Remote Desktop yang ada di windows 7.
    Langkah untuk setting Remote Desktop
      * Klik Star, klik Control Panel, System, lalu pilih Remote Setting
         
Gambar 1. Cara Setting Remote Desktop
   * lalu pilih "Allow connections to this computer running any version of Remote Desktop
      (less secure)

Maka jangan pusing lagi apabila kantor cabang kita down internet nya dan di komputer client ada masalah, kita bisa meremote nya dengan 2 cara yang ada diatas (VNC Real Viewer atau Remote Desktop)

Lampiran 


 Gambar 2. Tampilan Remote Desktop dan Masukan IP

Gambar 3. Sukses Masuk ke Remote Desktop

Gambar 4. Tampilan VNC Viewer dan Masukan IP

Gambar 5. Klik continue
Gambar 6. Masukan Password (di settting ketika install VNC Real Viewer)

Gambar 7. Sukses Masuk ke VNC Real Viewer

Noted : Untuk VNC Real Viewer berbayar (bisa trial dengan cara masuk ke menu OEM yang ada di website Real VNC)

Comments

Post a comment

Popular posts from this blog

Perbedaan Switch Manageable dengan Switch Unmanageable

Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan dimana switch ethernet dapat digolongkan menjadi 2 yaitu Switch Unmanageable dan Switch Manageable . Secara umum fungsi kedua jenis switch sama yaitu sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama, memperbesar skala jaringan (dengan mudah bisa digunakan untuk menambah PC dalam jaringan yang sama). A. Switch Unmanageable Switch unmanageable adalah switch yang tidak di manage (tidak di konfigurasi), maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya tinggal dinyalaiin dan colok semua kabel UTP ke switch tersebut. Switch tersebut sudah berfungsi dengan baik. B. Switch Manageable Switch manageable adalah switch yang dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efisien dan maksimal sehingga bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan unmanageable . Perbedaan tersebut dominan bisa dilihat dari kel

Jawaban Soal UAS MICROPROCESSOR

Soal Ujian Akhir Semester - Microprocessor Dosen : Ari Wibowo, S.Kom Pilihan Ganda 1.Digunakan oleh mikroprosesor untuk mengirim informasi alamat memori atau port I/O adalah.. a. Bus Data                            d. Bus System b. Buat Address                     e. Semua salah c. Bus Control 2.Ukuran bus alamat menentukan berapa kapasitas memori yang ada, misalnya ukuran bus alamat 16 bit (16   jalur alamat) akan mampu mengalamati...            a. 162                                     d. 216            b. 21                                      e. Semua salah            c. 212 3.Tugas Bus Control antara lain.... a. menandakan isyarat untuk membaca b. menandakan isyarat untuk menulis c. pemilihan memori d. interupsi e. semua benar 4.Register yang digunakan secara khusus para operasi aritmatika dalam operasi pembagian dan penguruangan adalah… a. Register AX                        d. Register DX b. Register BX                        e. Semua sal

Error Detection

Tugas Error Detection Error Detection and Correction Error detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama dengan data yang dikirim. Sedangkan Error correction adalah deteksi kesalahan dan rekonstruksi, asli bebas dari kesalahan data. Penyebab data error karena noise, baik black maupun white noise dan akibatnya karena data berubah 0 berubah menjadi 1, sedangkan 1 berubah menjadi 0. Teori tentang error Detection dan Correction Deteksi kesalahan ini paling sering menyadari menggunakan cocok fungsi hash ( atau chechsum algoritma ). Sebuah fungsi hash menambahkan tag tetap-panjang untuk pesan, yang memungkinkan penerima untuk memverifikasi pesan yang disampaikan oleh recomputing tag dan membandingkannya dengan yang disediakan. Terdapat berbagai macam desain yang berbeda fungsi hash. Namun, ada pula penggunaan khusus luas karena kesederhanaan baik mereka atau kesesuaian mereka untuk mendeteksi beberapa jenis kesalahaan (misalnya, cek redudansi si